Bahasa

Studi kasus terapi Gestalt kehidupan nyata dalam bahasa Indonesia.
Kasus #41 — Klien yang mengganggu

Kasus #41 — Klien yang mengganggu

Francis batuk dengan gaya yang membuat saya sangat kesal. Dia datang untuk bekerja dan saya tidak tahan - saya berkata, ' baiklah, kamu benar-benar menarik perhatian saya dengan batukmu. ' Dia berkata…

Baca Selengkapnya

Kasus #42 — Aman dan tidak aman

Kasus #42 — Aman dan tidak aman

Yasmin baru saja bercerai. Dia berkata bahwa dia ingin menjadi dewasa dan tinggal terpisah dari orang tuanya. Matanya berkaca-kaca, saya mengamati dan mencatat sambil ia menceritakan berbagai hal tent…

Baca Selengkapnya

Kasus #43 — Suara beracun ibu

Kasus #43 — Suara beracun ibu

Theresa sudah mengundurkan diri dari pekerjaan tetapnya untuk merintis usaha pribadinya. ' Untuk Perubahan ' yang sudah menjadi alasannya. Tapi dia merasa sangat khawatir sepanjang waktu - kecuali saa…

Baca Selengkapnya

Kasus #44 — Kepompong, dan kelahiran kembali

Kasus #44 — Kepompong, dan kelahiran kembali

Nicole jelas terlihat tertekan. Dia membicarakan tentang mimpi yang dialaminya, berkaitan dengan gambaran sebuah kepompong, di mana dia ragu untuk keluar dari kepompong tersebut, tidak mengetahui apak…

Baca Selengkapnya

Kasus #45 — Bagaimana cara menghadapi penderitaan

Kasus #45 — Bagaimana cara menghadapi penderitaan

Betty ingin membicarakan rasa takutnya. Dia tidak bisa mengidentifikasi seperti apa rasa takutnya, atau apa yang berhubungan dengan rasa takut tersebut. Tapi sebelum saya fokus pada rasa takutnya, say…

Baca Selengkapnya

Kasus #46 — Belatung

Kasus #46 — Belatung

Felicity bercerita bahwa dia mengalami mimpi buruk. Dalam Gestalt, pada dasarnya kami tidak melakukan penafsiran terhadap mimpi, tapi mimpi buruk sering dikaitkan dengan perilaku agresif; kami melihat…

Baca Selengkapnya

Kasus #47 — Akhir dari sebuah hubungan adalah sebuah awal yang baru

Kasus #47 — Akhir dari sebuah hubungan adalah sebuah awal yang baru

Pasangan ini telah mengalami masalah beberapa kali. Hal pertama yang dikatakan oleh Rhonda dalam sesi terapi adalah ' orang tuaku bercerai, dan saya berjanji pada diri saya sendiri kalau saya tidak ak…

Baca Selengkapnya

Kasus #48 — Penyihir, uang, dan penyakit

Kasus #48 — Penyihir, uang, dan penyakit

Song-li mengalami masalah kesehatan yang serius sepanjang tahun lalu. Setelah beberapa kali operasi, tidak banyak perubahan secara fisik yang terjadi, dan meskipun keadaannya sempat membaik, pada akhi…

Baca Selengkapnya

Kasus #49 — Boneka yang kaku, dan tangan yang lembut

Kasus #49 — Boneka yang kaku, dan tangan yang lembut

Annabelle sedang mengalami kesusahan. Dia membawa sebuah boneka kecil bersamanya, di mana tangan boneka kayu tersebut sulit digerakkan (kaku). ' Inilah saya ' , dia bilang. ' Tanganku kaku, seperti zo…

Baca Selengkapnya

Kasus #50 — Berbicara pada bantal: membahas tentang dukungan

Kasus #50 — Berbicara pada bantal: membahas tentang dukungan

Mark mulai membahas beberapa topik, tapi tidak satupun yang terlihat menarik. Situasi pekerjaannya saat ini adalah sedang dalam masa transisi - dia sebelumnya bekerja dengan ayahnya, tapi kemudian ber…

Baca Selengkapnya